Panduan Lengkap Informatika Kelas 8: Menguasai Pengolahan, Pencarian, Peringkasan, hingga Visualisasi Data
Halo anak-anak hebat kelas 8! Bertemu lagi dengan Pak Aru di mata pelajaran Informatika.
Pernahkah kalian membayangkan bagaimana sebuah toko online besar seperti Shopee, Tokopedia, atau perpustakaan digital sekolah kita bisa mengelola ribuan bahkan jutaan data dalam hitungan detik? Bagaimana mereka tahu barang apa yang paling laris, siapa saja siswa yang paling rajin meminjam buku, atau berapa total uang kas kelas kita bulan ini?
Semua itu tidak dikerjakan secara manual menggunakan sempoa atau dihitung satu per satu dengan jari, melainkan menggunakan kekuatan Aplikasi Pengolah Angka (Spreadsheet) seperti Microsoft Excel atau Google Sheets.
Di bab ini, kita akan mempelajari materi yang sangat seru dan berguna untuk kehidupan sehari-hari maupun masa depan kalian: Pengelolaan dan Analisis Data. Yuk, siapkan catatan kalian dan mari kita bahas satu per satu!
Pengelolaan Data: Fondasi Awal yang Rapi
Sebelum kita masuk ke rumus-rumus canggih, langkah pertama yang wajib dikuasai oleh seorang calon ilmuwan data (data scientist) cilik adalah Pengelolaan Data.
Apa itu Pengelolaan Data? Pengelolaan data adalah proses merapikan, menyaring, mengatur, dan menyimpan data agar mudah dibaca, dianalisis, dan tidak membingungkan. Bayangkan kamar tidur kalian berantakan: baju, buku, dan sepatu tercampur di atas kasur. Tentu kalian akan kesulitan mencari kaus kaki putih saat ingin ke sekolah, bukan? Begitu juga dengan data.
Tips Dasar Pengelolaan Data di Spreadsheet:
Gunakan Baris dan Kolom yang Jelas: Baris pertama (header) harus berisi judul kolom yang tegas (misal: No, Nama Siswa, Nilai Matematika, Kategori).
Tipe Data yang Konsisten: Jangan mencampur teks dan angka dalam satu kolom perhitungan (misal: jangan menulis "90 kg", tuliskan angka 90 saja pada sel, lalu gunakan satuan di judul kolom).
Gunakan Fitur Sort (Urutkan): Untuk mengurutkan data dari A-Z, nilai terbesar ke terkecil, atau berdasarkan tanggal.
Gunakan Fitur Filter (Saring): Untuk menampilkan data tertentu saja (misal: hanya menampilkan siswa yang nilainya di atas 80).
Pencarian Data: Fungsi Lookup dan Reference
Pernahkah kalian diminta mencari nomor telepon seorang teman dari buku telepon yang tebalnya 500 halaman? Pasti melelahkan jika dicari satu-satu. Di spreadsheet, kita punya "asisten pintar" bernama fungsi Lookup dan Reference.
A. Fungsi Lookup (Pencarian Vertikal & Horizontal) Fungsi Lookup digunakan untuk mencari nilai pada rentang data tertentu. Yang paling sering digunakan adalah VLOOKUP (Vertical Lookup) dan HLOOKUP (Horizontal Lookup).
VLOOKUP: Digunakan untuk mencari data secara vertikal (ke bawah). Rumus: =VLOOKUP(nilai_kunci, tabel_referensi, nomor_kolom, [range_lookup]) Contoh: Mencari harga barang berdasarkan Kode Barang yang tersusun ke bawah.
HLOOKUP: Digunakan untuk mencari data secara horizontal (ke samping). Rumus: =HLOOKUP(nilai_kunci, tabel_referensi, nomor_baris, [range_lookup])
Catatan Guru: Perhatikan argumen [range_lookup]. Isilah dengan angka 0 atau FALSE jika kalian ingin mencari data yang persis sama (exact match).
B. Fungsi Reference (INDEX dan MATCH) Kadang kala, fungsi VLOOKUP memiliki keterbatasan (misalnya data yang ingin diambil berada di sebelah kiri kolom kunci). Untuk mengatasinya, kita menggunakan kombinasi fungsi Reference: INDEX dan MATCH.
MATCH: Berfungsi untuk mencari posisi baris atau kolom dari suatu nilai tertentu.
INDEX: Berfungsi untuk mengambil nilai dari suatu sel berdasarkan nomor baris dan kolomnya. Ketika digabungkan (=INDEX(tabel, MATCH(...), MATCH(...))), rumus ini menjadi senjata pamungkas para analis data karena jauh lebih fleksibel dibanding VLOOKUP biasa!
Peringkasan Data: Mengenal SUMIFS dan COUNTIFS
Saat data sudah terkumpul ribuan baris, bos atau guru kalian tentu tidak ingin membaca semuanya satu per satu. Mereka butuh ringkasan cepat. Di sinilah fungsi logika bersyarat seperti SUMIFS dan COUNTIFS berperan penting.
A. Fungsi SUMIFS (Menjumlahkan dengan Banyak Syarat) Jika SUM hanya menjumlahkan seluruh angka, dan SUMIF menjumlahkan dengan satu syarat, maka SUMIFS dapat menjumlahkan data dengan banyak kriteria sekaligus.
Rumus: =SUMIFS(rentang_jumlah, rentang_kriteria_1, kriteria_1, rentang_kriteria_2, kriteria_2, ...)
Contoh Kasus: Ingin menghitung total penjualan buku jenis "Komik" yang terjual di wilayah "Jakarta" oleh sales bernama "Budi". Di sini ada tiga syarat sekaligus!
B. Fungsi COUNTIFS (Menghitung Jumlah Data dengan Banyak Syarat) Mirip dengan SUMIFS, tetapi fungsi ini bukan menjumlahkan angka, melainkan menghitung jumlah kemunculan data (frekuensi) yang memenuhi kriteria tertentu.
Rumus: =COUNTIFS(rentang_kriteria_1, kriteria_1, rentang_kriteria_2, kriteria_2)
Contoh Kasus: Menghitung berapa banyak siswa laki-laki kelas 8 yang mendapatkan nilai Ujian Informatika di atas 85.
Visualisasi Data: Mengubah Angka Menjadi Gambar yang Bermakna
"Sebuah gambar bernilai seribu kata." Pernyataan ini sangat berlaku dalam dunia data. Orang awam sering pusing melihat deretan angka di dalam tabel spreadsheet. Dengan Visualisasi Data (membuat grafik/chart), data yang rumit bisa dipahami dalam waktu kurang dari 5 detik!
Jenis-Jenis Grafik Utama dalam Informatika:
Grafik Batang (Bar/Column Chart): Sangat cocok untuk membandingkan data antar kategori (contoh: membandingkan jumlah nilai rata-rata kelas 8A, 8B, dan 8C).
Grafik Garis (Line Chart): Paling pas untuk menunjukkan tren atau perubahan data dari waktu ke waktu (contoh: grafik kenaikan suhu harian atau grafik uang tabungan kalian dari Januari sampai Juni).
Grafik Lingkaran (Pie Chart): Digunakan untuk melihat proporsi atau persentase dari keseluruhan data (contoh: persentase hobi siswa kelas 8, berapa persen yang suka masi, gaming, membaca, atau olahraga).
Tips Membuat Grafik yang Baik:
Berikan Judul Grafik yang jelas.
Jangan gunakan terlalu banyak warna yang mencolok agar tidak membuat mata sakit.
Pastikan sumbu X dan sumbu Y memiliki keterangan label yang jelas.
Menguasai Pivot Table (Satu Dimensi & Dua Dimensi)
Jika kalian menguasai Pivot Table, kalian sudah selangkah lebih maju layaknya seorang profesional IT. Pivot Table adalah fitur ajaib di spreadsheet untuk merangkum, menganalisis, mengeksplorasi, dan menyajikan data dalam jumlah besar secara instan tanpa rumus yang rumit.
A. Pivot Table Satu Dimensi Pivot table satu dimensi menyajikan ringkasan data berdasarkan satu kategori utama (baris atau kolom saja).
Contoh: Kalian ingin melihat total penjualan barang berdasarkan Nama Barang saja.
Cara membuatnya: Cukup sorot data, pilih menu Insert > Pivot Table, lalu seret kolom "Nama Barang" ke area Rows dan kolom "Jumlah Terjual" ke area Values. Selesai dalam 3 klik!
B. Pivot Table Dua Dimensi Bagaimana jika kita ingin menganalisis data dengan dua sudut pandang sekaligus? Misalnya, kita ingin melihat Nama Barang (sebagai baris) sekaligus dibandingkan dengan Bulan Penjualan (sebagai kolom), dengan total uang penjualan di bagian tengahnya. Inilah yang dinamakan Pivot Table Dua Dimensi.
Dengan tabel dua dimensi, perbandingan silang (cross-tabulation) antar data dapat terlihat sangat jelas dan komprehensif.
Studi Kasus Komprehensif: Toko Alat Tulis Kelas 8
Untuk memantapkan pemahaman kalian, mari kita selesaikan sebuah studi kasus nyata layaknya proyek dunia nyata!
Kasus: Kalian ditunjuk sebagai bendahara koperasi siswa kelas 8. Kalian memiliki data transaksi penjualan alat tulis selama satu minggu yang terdiri dari kolom:
ID Transaksi
Tanggal
Nama Siswa Pembeli
Jenis Barang (Buku, Pulpen, Penghapus)
Cabang Koperasi (Utara, Selatan)
Jumlah Terjual
Harga Satuan
Pertanyaan Tantangan untuk Kalian:
Pengelolaan & Pencarian: Bagaimana cara mencari harga satuan dari "Pulpen" secara otomatis menggunakan fungsi VLOOKUP atau INDEX-MATCH tanpa harus mengetiknya manual?
Analisis Bersyarat: Berapa total pendapatan dari penjualan barang jenis "Buku" yang terjual khusus di cabang "Utara"? (Gunakan SUMIFS). Berapa kali transaksi pembelian "Pulpen" terjadi di cabang "Selatan"? (Gunakan COUNTIFS).
Penyajian Ringkasan: Buatlah Pivot Table Dua Dimensi untuk melihat perbandingan total penjualan setiap Jenis Barang berdasarkan Cabang Koperasi.
Visualisasi: Buatlah Grafik Batang dari hasil Pivot Table tersebut agar kepala sekolah bisa melihat laporan dengan cepat dan jelas.
Rangkuman & Penutup
Hebat sekali! Kita telah menjelajahi berbagai konsep penting pengolahan data di kelas 8 ini:
Mulai dari merapikan data lewat Pengelolaan Data.
Mencari informasi kilat dengan Lookup & Reference.
Menghitung data berkriteria khusus dengan SUMIFS & COUNTIFS.
Membuat laporan instan dengan Pivot Table Satu dan Dua Dimensi.
Serta memperindah laporan dengan Visualisasi Data berupa grafik.
Ilmu ini tidak hanya berguna untuk nilai rapor kalian di sekolah, tetapi juga menjadi fondasi penting di era digital saat ini, di mana hampir semua profesi membutuhkan kemampuan mengolah data.
Bagaimana, siap mencoba latihan praktiknya di komputer atau laptop kalian hari ini? Jika ada bagian rumus yang masih membuat kalian bingung, tanyakan pada Bapak/Ibu Guru ya. Tetap semangat belajar Informatika, stay creative and keep exploring!
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN
Pencarian Data dengan Fungsi Lookup (VLOOKUP)
Kasus: Kalian adalah petugas inventaris perpustakaan. Kalian ingin mencari harga buku secara otomatis berdasarkan Kode Buku tanpa harus melihat tabel besar satu per satu.
Tabel Referensi Harga (Rentang A1:B4):
Kode Buku (Kolom 1) | Nama Buku (Kolom 2) | Harga (Kolom 3)
K01 | Komik Sains | Rp 45.000
N02 | Novel Remaja | Rp 60.000
E03 | Ensiklopedia | Rp 120.000
Pertanyaan: Tuliskan rumus VLOOKUP untuk mencari Harga dari Kode Buku "N02" yang datanya berada pada rentang tabel A1:C4!
Jawaban & Pembahasan: =VLOOKUP("N02", A1:C4, 3, FALSE)
"N02" adalah nilai kunci yang ingin dicari.
A1:C4 adalah tabel referensi tempat data berada.
3 adalah nomor kolom "Harga" dihitung dari kolom pertama tabel (Kode Buku = 1, Nama Buku = 2, Harga = 3).
FALSE (atau 0) berarti kita mencari data yang persis sama (exact match). Hasilnya akan langsung memunculkan Rp 60.000.
Pencarian Data dengan Fungsi Reference (INDEX & MATCH)
Kasus: Terkadang, fungsi VLOOKUP tidak bisa digunakan jika data yang ingin kita cari ada di sebelah kiri kolom kunci. Karena itu, kita pakai kombinasi INDEX dan MATCH.
Tabel Data Nilai Siswa:
Nama Siswa (Kolom A) | Kelas (Kolom B) | Nilai (Kolom C)
Budi | 8A | 85
Ani | 8B | 92
Citra | 8C | 78
Pertanyaan: Bagaimana rumus untuk mencari Nilai milik siswa bernama "Ani" menggunakan kombinasi INDEX dan MATCH?
Jawaban & Pembahasan: =INDEX(C1:C4, MATCH("Ani", A1:A4, 0))
MATCH("Ani", A1:A4, 0) bertugas mencari di baris ke berapa nama "Ani" berada pada kolom A (Hasilnya baris ke-3).
INDEX(C1:C4, ...) mengambil data dari kolom C (Kolom Nilai) pada baris yang ditemukan oleh MATCH. Hasilnya akan langsung memunculkan angka 92.
Peringkasan Data dengan SUMIFS (Banyak Syarat)
Kasus: Kalian bertugas mencatat penjualan bazar sekolah. Kalian ingin tahu total uang dari penjualan barang jenis "Buku" yang dibeli khusus oleh siswa kelas "8A".
Tabel Data Penjualan:
Nama Barang | Kelas | Total Harga
Buku | 8A | Rp 50.000
Pulpen | 8A | Rp 10.000
Buku | 8B | Rp 50.000
Buku | 8A | Rp 30.000
Pertanyaan: Tuliskan rumus SUMIFS untuk menjumlahkan "Total Harga" (kolom C) dengan syarat Jenis Barang adalah "Buku" (kolom A) dan Kelas adalah "8A" (kolom B)!
Jawaban & Pembahasan: =SUMIFS(C2:C5, A2:A5, "Buku", B2:B5, "8A")
C2:C5 adalah kolom angka yang ingin dijumlahkan.
A2:A5, "Buku" adalah syarat pertama (kolom barang dan kriterianya).
B2:B5, "8A" adalah syarat kedua (kolom kelas dan kriterianya).
Spreadsheet akan menjumlahkan Rp 50.000 dan Rp 30.000, sehingga totalnya adalah Rp 80.000.
Peringkasan Data dengan COUNTIFS (Menghitung Jumlah Frekuensi)
Kasus: Kalian ingin tahu berapa kali siswa kelas "8A" membeli barang berjenis "Buku" dalam tabel penjualan di atas.
Pertanyaan: Tuliskan rumus COUNTIFS untuk menghitung berapa baris data di mana Jenis Barang adalah "Buku" dan Kelasnya adalah "8A"!
Jawaban & Pembahasan: =COUNTIFS(A2:A5, "Buku", B2:B5, "8A")
Rumus ini tidak menjumlahkan harga uang, melainkan menghitung jumlah kemunculannya.
Berdasarkan tabel di atas, data "Buku" milik kelas "8A" muncul di baris 1 dan baris 4. Maka, hasilnya adalah 2.
Visualisasi Data (Grafik)
Kasus: Kepala sekolah ingin melihat perbandingan nilai rata-rata mata pelajaran Informatika kelas 8A, 8B, dan 8C dengan cepat tanpa membaca angka satu per satu.
Tabel Ringkasan:
Kelas | Rata-Rata Nilai
Kelas 8A | 82
Kelas 8B | 88
Kelas 8C | 79
Pertanyaan: Jenis grafik apa yang paling tepat digunakan dan bagaimana cara membacanya?
Jawaban & Pembahasan:
Jenis Grafik yang Dipilih: Grafik Batang (Column/Bar Chart).
Alasan & Cara Membaca:
Grafik batang sangat cocok untuk membandingkan kategori yang berbeda (8A vs 8B vs 8C).
Sumbu X (mendatar) diisi oleh nama kelas, sedangkan sumbu Y (tegak) diisi oleh angka nilai.
Dari grafik tersebut, kepala sekolah bisa langsung melihat sekilas bahwa Kelas 8B memiliki batang tertinggi (paling unggul dengan nilai 88), sehingga informasi bisa dipahami dalam waktu kurang dari 5 detik!
Tetap Semangat, Calon Data Scientist Masa Depan!
Anak-anak hebat kelas 8, jangan pernah merasa kecil hati jika pada percobaan pertama rumus spreadsheet kalian error (seperti muncul tulisan #N/A atau #VALUE!). Bagi seorang programmer dan praktisi informatika, galat (error) bukanlah kegagalan, melainkan petunjuk kecil bahwa kita sedang belajar dan memecahkan masalah (problem solving).
Ingatlah bahwa setiap baris kode, setiap rumus logika seperti =SUMIFS, dan setiap grafik rapi yang kalian buat hari ini adalah investasi skill yang sangat berharga untuk masa depan kalian. Di era digital ini, orang yang menguasai data adalah mereka yang memegang kendali masa depan.
Jadi, tutup bukumu, buka laptop atau perangkat spreadsheet-mu, mulailah bereksperimen dengan data kuis atau uang saku kalian sendiri, dan buktikan bahwa kalian pasti bisa menguasai materi ini!
"Data terbaik di dunia tidak akan berarti apa-apa jika kita tidak tahu cara mengolahnya. Jadilah generasi cerdas yang mampu mengubah angka biasa menjadi keputusan luar biasa!"
Sampai jumpa di pertemuan praktikum berikutnya. Salam hangat dan tetap semangat dari ruang guru Informatika untuk kalian semua!
Praktik Lintas Bidang (PLB)
Selamat pagi anak-anak hebat! Bagaimana kabarnya hari ini? Masih semangat, ya?
Sebelum kita mulai, Bapak mau tanya dulu: Siapa di sini yang suka dengar musik sambil belajar? Atau ada yang suka merawat tanaman di rumah? Nah, pernah tidak kalian berpikir, bagaimana kalau keahlian coding atau komputer yang kita pelajari selama ini, kita gabungkan untuk menyelesaikan masalah di pelajaran IPA, Matematika, atau bahkan Seni?
Nah, hari ini kita masuk ke topik yang sangat seru dan menantang, yaitu Praktik Lintas Bidang (PLB).
Di bab-bab sebelumnya, kalian sudah belajar dasar analisis data, pemrograman, hingga jaringan komputer. Di materi PLB ini, Informatika tidak berdiri sendiri. Kita akan jadi seperti inventor atau pemecah masalah, di mana ilmu Informatika kita pakai untuk membuat karya nyata yang bermanfaat bagi bidang lain!
Hari ini target kita adalah memahami bagaimana Informatika berkolaborasi dengan bidang lain, menentukan ide proyek kelompok, dan menyusun rencana kerja. Sudah siap berkolaborasi dan berkreasi?
Materi Informatika Elemen Praktik Lintas Bidang Kelas 7 Jenjang SMP :
Pengembangan Artefak Komputasional
Starter Makey Makey: Bermain dengan Alat
Pengembangan Synthesizer dengan Media Air dan Makey Makey
Aktivitas Unplugged: Bermain Strategi
Starter Makey Makey: Bermain dengan Alat
Pengembangan Synthesizer dengan Media Air dan Makey Makey
Aktivitas Unplugged: Bermain Strategi
Materi Informatika Elemen Praktik Lintas Bidang Kelas 8 Jenjang SMP :
Media Interaktif Lempeng Bumi
Media Interaktif Lempeng Tektonik Indonesia
Mesin Hitung Uang Koin
Modifikasi Tampilan Mesin Hitung Uang Koin
Materi Informatika Elemen Praktik Lintas Bidang Kelas 9 Jenjang SMP :
IoT Sensor Sederhana IoT Sensor Cahaya Tanaman
IoT Sensor Kelembapan Tanah
Robot Line Follower
Dampak Sosial Informatika (DSI)
Materi Informatika Elemen Dampak Sosial Informatika Kelas 7 Jenjang SMP :
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pengaruh TIK terhadap Kehidupan Masyarakat
Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kolaborasi di Dunia Maya
Media Sosial
Informasi Pribadi dan Hukum Privasi
Hukum Privasi
Persetujuan yang Diinformasikan
Pengaruh TIK terhadap Kehidupan Masyarakat
Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kolaborasi di Dunia Maya
Media Sosial
Informasi Pribadi dan Hukum Privasi
Hukum Privasi
Persetujuan yang Diinformasikan
Materi Informatika Elemen Dampak Sosial Informatika Kelas 8 Jenjang SMP :
Media Sosial
Klasifikasi Media Sosial
Dampak Media Sosial
Mengkaji Kritis Informasi Media Sosial
Mengembangkan Pemikiran Kritis
Memeriksa Sumber Informasi
Melakukan Check and Recheck dari Liputan Lain
Cek Validitas Gambar
Gunakan Akal Sehat
Cyberbullying
Perlakuan Cyberbullying
Tanya-Jawab Seputar Perundungan Dunia Maya
Bagaimana menentukan seseorang sedang dirundung atau masih dalam konteks bercanda?
Dampak apa yang dapat diakibatkan oleh perundungan dunia maya?
Bagaimana jika kalian dan teman kalian menjadi korban cyberbullying?
Bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet?
Bagaimana cara mencegah informasi pribadi agar tidak digunakan untuk memanipulasi atau mempermalukan kita di media sosial?
Materi Informatika Elemen Dampak Sosial Informatika Kelas 9 Jenjang SMP :
Keamanan Data dan Informasi
Perkakas untuk Melindungi Data dan Informasi
Meningkatkan Keamanan Informasi
Algoritma dan Pemrograman (AP)
Materi Informatika Elemen Algoritma dan Pemrograman Kelas 7 Jenjang SMP :
PemrogramanMengapa Perlu Belajar Programming?
Bagaimana Belajar Programming?
Scratch
Membuat Akun
Mengenal “Universe” Scratch
Eksplorasi Fungsi Dasar
Robot Manual
Materi Informatika Elemen Algoritma dan Pemrograman Kelas 8 Jenjang SMP :
Eksplorasi Lanjutan Scratch
Kode Control, Input, dan Variable
Kode Custom Block
Pengantar Blockly Games dan Eksplorasi Puzzle Maze
Eksplorasi Blockly Games Music
Eksplorasi Sprites dengan Blockly
Pengenalan Pemrograman Prosedural
Variabel
Percabangan
Pengulangan
Modul Tambahan - Bermain dengan Robot Ozobot
Materi Informatika Elemen Algoritma dan Pemrograman Kelas 9 Jenjang SMP :
Scratch vs Blockly
Literasi Numerik
Modularisasi Program
Modularisasi Program (2)
Literasi Sains
Konverter Sistem Bilangan
Penambahan Parity Bit pada Sistem Bilangan Biner
Wrap Up Konverter Bilangan
Modul Tambahan - Modularisasi Unplugged
Modul Tambahan - Pemrograman dengan Ozobot
Analisis Data
Materi Informatika Elemen Analisis Data Kelas 7 Jenjang SMP :
Mengenal Data
Apa itu Data?
Satuan Ukuran Data
Apa itu Analisis Data?
Apa itu Interpretasi Data?
Mengapa Perlu Analisis Data?
Kegiatan Apa yang akan Kalian Lakukan Terkait Analisis Data?
Perkakas Pengolah Lembar Kerja
Mengenal Perkakas
Worksheets
Freeze Panes
Cell References
Format Cells
Pengolahan Data Dasar
Fungsi Dasar
Fungsi Statistik Dasar
Logical Function
Pengolahan Data Lanjutan
Sort
Filter
Data Validation
Share and Protect
Kasus Analisis Data Unplugged
Apa itu Data?
Satuan Ukuran Data
Apa itu Analisis Data?
Apa itu Interpretasi Data?
Mengapa Perlu Analisis Data?
Kegiatan Apa yang akan Kalian Lakukan Terkait Analisis Data?
Perkakas Pengolah Lembar Kerja
Mengenal Perkakas
Worksheets
Freeze Panes
Cell References
Format Cells
Pengolahan Data Dasar
Fungsi Dasar
Fungsi Statistik Dasar
Logical Function
Pengolahan Data Lanjutan
Sort
Filter
Data Validation
Share and Protect
Kasus Analisis Data Unplugged
Materi Informatika Elemen Analisis Data Kelas 8 Jenjang SMP :
Pencarian Data
Pencarian Data dengan Fungsi Lookup
Pencarian Data dengan Fungsi Reference
Visualisasi Data
Peringkasan Data
SUMIFS dan COUNTIFS
Pivot Table Satu Dimensi
Pivot Table Dua Dimensi
Pengelolaan Data
Studi Kasus
Tantangan - Pencarian Data
Tantangan- Peringkasan dan Visualisasi Data
Tantangan - Pengelolaan Data
<div class="videoyoutube">
<div class="video-responsive">
<div class="video-youtube loader" data-src="//www.youtube.com/embed/ssSbv6LkXCI">
</div>
</div>
</div>
Jaringan Komputer dan Internet (JKI)
Materi Informatika Elemen Jaringan Komputer dan Internet Kelas 7 Jenjang SMP :
Pengantar Jaringan Komputer dan Internet
World Wide Web (www )
Koneksi Internet
Wireless LAN (WiFi)
Tethering
Proteksi Data dan File
Cara Kerja Enkripsi
Caesar’s Cipher
World Wide Web (www )
Koneksi Internet
Wireless LAN (WiFi)
Tethering
Proteksi Data dan File
Cara Kerja Enkripsi
Caesar’s Cipher
Materi Informatika Elemen Jaringan Komputer dan Internet Kelas 8 Jenjang SMP :
Jaringan Komputer
Jaringan Lokal
Jaringan Internet
Konfigurasi Jaringan Komputer
Routing pada Jaringan Komputer
Komunikasi Data pada Ponsel
Terhubung ke Internet dengan Aman
Web Phishing
Setting Keamanan pada Browser
Sistem Komputer
Materi Informatika Elemen Sistem Komputer Kelas 7 Jenjang SMP :
Pengantar Sistem Komputer
Perangkat Keras - Hardware
Perangkat Masukan (Input Devices)
Pemroses
Alat Output (Output Devices)
Peranti Penyimpanan Sekunder (Secondary Storage Device)
Peranti Lainnya
Spesifikasi Perangkat Keras
Perangkat Lunak - Software
Sistem Operasi (Operating System)
Program Aplikasi
Interaksi Antarperangkat
Closed-Circuit Television (CCTV)
Permasalahan dan Spesifikasi Perangkat Keras
Bilangan Biner
Mesin Fax dan Modem
Menghitung lebih dari 31
Lebih Lanjut tentang Bilangan Biner
Perangkat Masukan (Input Devices)
Pemroses
Alat Output (Output Devices)
Peranti Penyimpanan Sekunder (Secondary Storage Device)
Peranti Lainnya
Spesifikasi Perangkat Keras
Perangkat Lunak - Software
Sistem Operasi (Operating System)
Program Aplikasi
Interaksi Antarperangkat
Closed-Circuit Television (CCTV)
Permasalahan dan Spesifikasi Perangkat Keras
Bilangan Biner
Mesin Fax dan Modem
Menghitung lebih dari 31
Lebih Lanjut tentang Bilangan Biner
Materi Informatika Elemen Sistem Komputer Kelas 8 Jenjang SMP :
Komponen Sistem Komputer
Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat Lunak (Software)
Sistem Operasi
Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat Lunak Pemrograman
Pengalamatan Memori
Sistem Heksadesimal
Pengalamatan Memori dengan Heksadesimal
Central Processing Unit
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Materi Informatika Elemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kelas 7 Jenjang SMP :
Pengenalan Antarmuka Pengguna
Folder dan File
Ekstensi File
Pengelolaan Folder
Pengelolaan File dengan Sistem Operasi Microsoft Windows
Peramban dan Search Engine
Surel
Aplikasi Perkantoran
Sejarah Perangkat Lunak Pengolah Kata
Pengolah Kata Mekanis
Pengolah Kata Elektromekanis dan Elektronik
Perangkat Lunak Pengolah Kata
Folder dan File
Ekstensi File
Pengelolaan Folder
Pengelolaan File dengan Sistem Operasi Microsoft Windows
Peramban dan Search Engine
Surel
Aplikasi Perkantoran
Sejarah Perangkat Lunak Pengolah Kata
Pengolah Kata Mekanis
Pengolah Kata Elektromekanis dan Elektronik
Perangkat Lunak Pengolah Kata
Materi Informatika Elemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kelas 8 Jenjang SMP :
Perangkat Lunak Aplikasi dan Fitur Aplikasi
Objek Aplikasi
Fitur Aplikasi
Antarmuka Aplikasi
Fitur Cut, Copy, dan Paste
Screen Shot dan Snipping Tools
Studi Kasus: Analisis Objek dan Fitur Aplikasi Pengolah Kata
Analisis /Bedah Aplikasi Pengolah Kata
Pembuatan Laporan
Merangkum Narasi dari Konten Digital
Laboratorium Maya
Sejarah
Laboratorium Maya Phet
NOVA Labs
The Concord Consortium
Materi Informatika Elemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kelas 9 Jenjang SMP :
Integrasi Konten Aplikasi Perkantoran
Blog
Vlog
Langganan:
Postingan (Atom)


.png)







